Selasa, 18 September 2018

Pertemuan

PARAH! energi gue seperti baru saja di charge.

Hari ini habis summative, seperti biasanya gue akan selalu suka untuk menulis dan bercerita setelah melewati ujian. akhirnya. lega. ujian pertama setelah libur 3 bulan, gue hampir kesiangan geng.

2 hari di weekend gue menjelang summa dihabiskan dengan ketemu temen-temen baru dari CIMSA. awalnya sempet mikir kayak "aduh gimana yaaa belum belajar kuliaah, nanti pulang cepet dehh, izin dehhh, haduuuu, dll" biasa. namanya juga eustress. Tapi habis itu timbul pikiran lain yang mematahkan itu semua "Tapi kapan lagi! kenalan, menyambut teman-teman, senang kan dikunjungi, hm lagian kayanya kalau diem dikosan juga gak kan belajar, bisa aja malah tidur! haha"

Jadilah langsung menghajar semuanya. seneng, bisa cerita-cerita, bisa kenal orang baru, bisa mendengar perasaan orang yang sedang memikul beban akademis yang sama dengan gue, yang sedang menjalankan mimpi yang sama, yang sedang menjaga keutuhan suatu roda organisasi.

Meskipun pass pulang mikir kayanya gue tadi bawel banget yaaa, tadi ada salah ngomong gak yaaa, ada salah perbuatan gak yaaa, wajar gasih? hahaha percayalah gue sedang mencoba untuk melewati benteng gue, mencoba untuk bisa menjadi pribadi yang tidak kaku? memberanikan diri untuk show off? mencoba lebih terbuka ke banyak orang? gatau yang mana tapi gue merasakan itu karena gue membentuk planning sendiri, kira-kira si A akan nyaman kalau gue kayak gimana? penggunaan bahasa apa yang kira-kira bisa diterima? duh gue harus nanya apa lagi ya? gue diem ajanih? harus ngapain ya?. Karena sejujurnya gue bukan tipe orang yang akan "jatuh cinta pada pandangan pertama" itu analoginya, gue akan sulit untuk langsung bisa akrab dengan orang pada pertemuan pertama.

Tapi ternyata mungkin ini karena gue nya aja terlalu banyak mikir, ternyata flow nya jalan-jalan aja, asik-asik aja, senang. setelah flashback gimana kakunya gue kalau melihat orang-orang baru 1 tahun yang lalu, ternyata sekarang gue sudah mulai cukup mahir? jadi gue apresiasi diri sendiri Hahahahha.

Jumat, 07 September 2018

Belajar Mencintai Pekerjaan

12.27 am. belum tidur. padahal gak ngapa - ngapain. sedang amaze. merasa bahagia. dikelilingi orang baik.

gue suka bertanya-tanya tentang omongan orang "cintailah profesi lo, maka lo akan bahagia", bagaimana caranya? kok bisa? selama ini gue selalu mengeluh.

Ternyata, menjadikan sesuatu menjadi baik butuh waktu yang lama, mungkin awalnya terasa sulit, sedikit berkorban, tapi lama kelamaan menjadi suatu kewajiban tidak tertulis yang setelah dipikir pikir jalaninnya kok santai2 aja. Ketawa-ketawa. Meskipun diselingi sedih, ya tapi itu namanya hidup . Kita gakan pernah menjadi sesuatu yang lebih, kalau tidak bertemu dengan kesenjangan, kejanggalan yang ada dan menuntut kita untuk berbuat lebih.

Senang, mari gue luruskan, ini tentang mengemban amanah. Takut setengah mampus gue, menjadi ketua, dengan latar belakang gue yang banyak kekurangan. Hidup gue sempat dilanda cemas berlebihan, cemas karena diri gue sendiri dan cemas akan amanah yang sedang dipikul. mencoba untuk tenang. ini stress normal, baik kok hal, biar lo bisa jalanin amanah lo. 2 bulan lewat, makin kesini alhamdulillah semakin menikmati, tujuan gue menjadikan tempat ini rumah bagi anggota tanpa sadar justru menuntun gue, menemukan apa itu rumah kedua gue.

ada yang iseng nanya, gimana kok bisa gak capek? gimana kok bisa muncul terus? gimana kok bisa ini itu? bingung gue juga gimana ya, ntahlah mungkin karena sedang belajar mencintai sesuatu, karena gue yakin akan yang sedang gue jalankan ini hal baik. klise? gatau. tapi ini nyata. mencintai pekerjaan yang dijalankan ini ternyata enak, setidaknya tidak mengeluh karena harus pergi kemana mana tapi bersyukur karena masih diberi waktu dan kesempatan untuk kemana mana dan bertemu orang-orang. hei, tapi gue selalu ingat, dalam suatu hubungan saja masih ada masalah2 yang muncul, sama begitu pula dengan mengemban amanah, masih ada 10 bulan lagi, doakan lancar dan mimpi-mimpi gue tercapai ya!

Rabu, 15 Agustus 2018

Hei,

Sepertinya hidup kita sudah berlalu lalang banyak.
Maafkan bila tidak bisa membuat keadaan kita semakin baik.
Maafkan atas luka dan duka yang terbentuk di masa lalu.
Maafkan juga atas keteledoran dan kecerobohan yang tercipta, belum lagi keonaran yang membuat segala hal porak poranda.
Maafkan atas ketidakjujuran dan kehancuran yang disebabkannya.

Hei,
Bagaimana menurutmu?
Sepertinya sekarang kita mulai baik - baik saja.
Sepertinya kita sudah mulai terbiasa hidup seperti ini? menerima dan melepaskan, mengenal dan mengasingkan
Sepertinya hidup kita sudah mulai terbangun lagi

Sepertinya, kenapa tidak yakin?

Ya beberapa hal memang menyenangkan tapi terkadang terselip segelintir rasa, bahwa yang ada sebelumnya belum terselesaikan. Gak tau cara menyelesaikannya. Hanya bisa berharap akan terselesaikan sendiri.

Hei,
Aku berharap
Semoga pikiran mu tetap luhur, bertindak atas dasar yang konkret diiringi kecerdasan emosional, dan dengan dukungan doa
Semoga yang terjadi kemarin menjadi pelajaran, pengalaman, dan biarlah tetap menjadi kenangan

Oh Hei,
Aku tau apa yang konkret dari semua ini
Rasa Syukur
Syukur akan keadaan yang ada sekarang
Bersyukur sempat dititipkan orang - orang baik
Bersyukur akan apa yang telah dilewati dan dipelajari

Sabtu, 16 Juni 2018

Ramadhan

Kemarin udah lebaran. Akan dimulai tahun tahun yang baru, entah gue lebih setuju akan perubahan dan refleksi diri pada saat ramadhan dibanding tahun baru. Teringat lagi satu tahun ke belakang setelah dipikir-pikir banyak hal (yang tentunya datangnya dari gue) masih sangat salah, memutuskan sesuatu tanpa berpikir panjang merupakan suatu hal yang sangat gue sesali, tidak dapat membendung kemarahan dan emosi juga, sepertinya mulut gue jg masih gabisa dijaga (masih sering ngomongin orang), kedewasaan pikir dan mawas diri jg hmmm yah gitu.

Berangkat dari kesalahan dan kekurangan yang pernah dilakukan, sudah sepantasnya (bahkan seharusnya) saya bisa memperbaiki diri. semoga gue bisa memperbaiki diri lagi kedepannya, memantaskan diri akan apa - apa yang akan datang di masa depan, menjadi insan yang lebih baik lagi, dan jujur gue merasa masih kurang dalam hal keimanan, semoga saya bisa memperbaiki lagi keimanan saya (rajin ngaji lagi, hue :( ). Tidak sabar akan hal - hal baik yang akan datang di masa depan. Terima kasih Allah atas apa-apa yang sudah diajarkan pada saya dari saya lahir sampe sekarang, pelajaran yang tidak mungkin diberikan oleh guru, pelajaran hidup. Semoga aku dan orang-orang terdekat masih dapat bertemu dengan engkau lagi Ramadhan.

Selasa, 08 Mei 2018

Sebuah Pelarian

SENANG. beberapa hari ini udh cukup lelah sama segala hal, bukan istirahat yang dibutuh tapi teman. Hwe bersyukur punya teman - teman seperti ini. 





Kamis, 03 Mei 2018

Minggu yang harus dikenang?????

Minggu ini sudah kulalui dengan cukup berat, sampe sering sakit kepala (lebay).

ini isi kontennya akan kurang lebih seperti curhatan asal yang tidak penting untuk dibaca juga karena tidak mengandung suatu inti yang berharga buat orang yang baca kecuali gue wkwkwk.
gue minggu ini udah melakukan banyak hal, gak banyak sih hanya saja merasa telah menjadi orang keren sedunia.

sabtu minggu kemarin gue meniatkan diri untuk mengikuti training yang diadakan CIMSA dalam rangka gue mau menjadi trainer, biar bisa ngajar orang gttt, ciaaa gituhhhh.

ya gue cerita dulu nih kenapa tbtb gue jd daftar, awalnya gue ragu dan males karena itu deket sm OSCE dan pada saat itu yang harus di submit kita mesti bikin essay bahasa inggris, mager dong gue :(. TP tbtb saja terextend gitu, jadi gue mencoba daftar dengan berfikir "kesempatan kaya gini gak akan dateng sekali lg hal, coba aja, asalkan gue bisa management waktu buat nyicil OSCE pasti bisa".

TIBALAH hari dimana gue mesti training tuh, gue blm siap2 amat padahal buat OSCE jd gue berniat pulang duluan atau izin tengah HAHAHA, tp izinnya bukan buat belajar OSCE melainkan buat nntn final basket putra fkui. yhaa kocak emg gue. TPPPPP ternyata gue baru saja mendapatkan 2 hari yang sangat keren, fantastis, menyenangkan dan membuat gue bahagia banget. ya simplenya bahagia, kompleksnya? beh jngn ditanya! nano - nano? hahaha.

YEP singkatnya saya sangat bersyukur karena memilih untuk ikut training dan ya walaupun capek, bsknya langsung belajar OSCE, dengan malas juga wakzzz, kapan sih gue rajin?:). baru panik besoknya, langsung dah tuh segala kekuatan dikerahkan namun tetap saja saya ceroboh.

HARI INI habis ujian OSCE, sama jg senang, padahal blm tentu lulus! tp perasaan bahwa gue bisa melakukannya dengan tenang saja sudah membuat gue bahagia :), ya setidaknya gue punya bekal di masa depan untuk menjaga diri tetap tenang dalam keadaan apapun, ketika lo melakukan hal benar, ketika lo melakukan hal yang salah, ketika waktu yang diberikan cukup lama dan ketika waktu yang diberikan cukup cepat, tetap tenang dan terlalu tersenyum itu seperti modal untuk hidup dan tentunya to cherish every moment you've been through.

TRAINING FOR TRAINER REGION 3 FUN SYUDUDU




OSCE PERDANA WITH GENG SIMAK 









Senin, 09 April 2018

SMANITRA 56 ku sayang

Lagi kangen banget sama masa SMA, masa jahiliyah, masa gabut, masa haha hehe in hidup doang. Masih seneng karena kalau libur masih bisa ketemu, tp ketemunya cuman sama beberapa orang, sepertinya untuk bersatu mulai dari kelas IPA inggris - IPA jepang - IPS sulit yah?.


Mentang - mentang habis nyewa fish eye, jadi lini pertama untuk percobaan ya


yang ini sih maskot SMANITRA 56 



Lucu banget dulu kalau sweet seventeen suka bingung make baju apa, pulang naik apa (karena pulangnya jam 12 malem) terus akhirnya geng pinang selalu meminta anteran pulang dari mobil bagas. wkwkw


ganteng banget habibi, ini pass mau ke surabaya wkwk mana banyak insiden kocak di surabaya, yaampun teman - teman ku mukanya belum ada make up nya


Ini dia minggu dimana pusing karena Nitrackers, dimana ngata - ngatain orang sudah dianggap lumrah karena masalah hati HAHAHA. btw, ini fotonya masuk koran loh grgr ada gue deh kayanya soalnya gue cantik.


BUKBER 56 TERAKHIR BERSAMA - SAMA HUEEE, kapan kita bukber lagi seangkatan. wah ini pass lagi zamannya deg2an nunggu pengumaman dan sebagian teman sudah ada yang mendapatkan kuliahnya :)). seru banget ini kita main games make origami di estafet make bibir hahaha. Oiya ini bukbernya make Ayam Bakar Madu GO dong favorit gue sampe abangnya afal. kemarin pass lg libur gue beli ayam aja dia nanya "eh si eneng gimana kuliahnya" wow wow wow


Hehe ini hari kepulangan anak - anak yang datang mau membawa cerita tp sebenernya blm jd anak kuliah bgt sih org baru 6 bulan. Tapi senang bisa ngumpul bareng - bareng lagi, bisa kerja sama bareng - bareng lagi bikin event bareng dan keren banget siii


NITRACKERS 2017, pulang lagi kita kerumah. setelah 2 tahun akhirnya bisa dateng ke acara nitrackers lagi yang gue akuin sudah sangat berubah, sekarang acaranya bisa banyak tenants nya, dekorasi luar biyasa, bisa dapet tempat di lapangan parkir SDC, artisnya banyak. Hanya saja ada yang terasa kurang, kurang feelnya, kurang kekeluargaannya, nggak kayak dulu semua murni kita yang jalanin. Emang SMANITRA tuh sekolah EO ya? dari mulai artis sampe dekorasi semuanya kita kita lagi, jd kerasa banget temennyaaa.



Terakhir ini liburan kemarin, ngumpul kursus kue hahaha saking bosennya cuman main dirumah wibi dan jadi parasit, akhirnya tercetus lah sebuah ide yang bermanfaat yaitu kursus kue dengan backsound aroma, eitss bukan aroma dia! tp backsound aroma yang ibu2 suka bikin masakan itu haha, hasilnya bagus loh meskipun lakik jg bagus hamdalah bermanfaat.

Masih menunggu untuk pengalaman - pengalaman seru lainnya bersama teman - teman ini, ya meskipun beraneka ragam kaya ikan atau dunia binatang, selalu senang bisa menjadi bagian dari SMANITRA 56, sama siapapun itu senang kalau bisa main dan ketemu. he. 

Jadee melllowww begindang












Jumat, 30 Maret 2018

Sebuah Nasihat

Percayalah memendam segalanya sekarang bukan satu - satunya cara, percayalah ini bukan jalan yang baik. Gue sudah berusaha untuk menjalaninya sekuat tenaga, udah mencoba jalan keluar yang lain dan tidak bisa menemukan jalan lain. Bukan tidak bisa hanya saja gue rasa tidak cocok. Percayalah gue sudah berusaha untuk mencari jalan keluar, namun semakin lama semuanya semakin memperburuk segala hal. bukan. ternyata bukan segala hal. hanya diri gue sendiri yang terjebak.

Rabu, 28 Maret 2018

curah hati hali

khusus buat kali ini, ada dua postingan, saking tak kuasanya saya dengan segala hal.

curah hati hali, aneh bgt dah gua wkwk akibat habis mempelajari curah jantung.
pernah nggak kalian kecewa bgt sm seseorang?
rasa kecewa sebegitu kuatnya sampai kalian lupa akan diri sendiri, lupa untuk memaafkan dan lupa untuk melakukan sesuatu secara tulus.

dan gue sempat merasakan itu beberapa bulan yang lalu, sampai akhirnya sekarang terasa sangat bodoh bawaannya mau ngetawain diri sendiri aja. Ya gue gak menyalahkan diri gue sendiri pernah merasakan itu sih, karena menurut gue itu suatu hal yang datangnya manusiawi dan punya nilai sendiri sekarang buat kehidupan gue. Jadi ibaratnya next time ada kejadian yang sama gue bisa lebih menerima dan tidak menghabiskan waktu untuk berharap rasa kekecewaan itu tak pernah ada.

kenapa gue telah disadarkan? ya jadi gue disadarkan kalau perasaan kecewa itu lama kelamaan akan hilang seiring berjalannya waktu dan semuanya akan kembali ke posisi 0, meskipun akan sangat sangat sangat berat merelakan semuanya terlebih lagi memikirkan harapan bahwa rasa kecewa ini bisa ditambal dan dire-cycle jd sesuatu yang baru. emang gitu, kalau lagi ada di titik nadir pasti gue akan merasa dunia tega sm gue dan terlalu banyak berharap dengan sesuatu yang sangat jauh  untuk ada digenggaman dan tak ada jalan tengahnya. Tapi kan gue juga gabisa selalu hidup dibalik bayang - bayang, harus bisa merelakan rasa kecewa itu, ya belum yakin 100% sih tp sepertinya akan rela.

jadi daripada menghabiskan waktu buat hal tersebut, lebih baik diikhlaskan dan melanjutkan hidup ke the next chapter, karena ya kalau ditahan - tahan terus malah bikin tidak produktif dan kacaw balaw.
Wadidaw!

penting tapi tidak urgent?

barusan gue lagi bikin self reward karena habis ujian dengan beli green tea lattenya starbucks. habis itu mbaknya nanya "kak lemes banget deh, matanya juga beler banget" gue jawab "hehe iyah mbak, habis melalui ujian".

segitu cuplikannya, membuat gue berfikir, iya juga sampe lupa ngurus diri kayanya. 

Dulu waktu SMA gue sering berfikir kalau nanti udh kuliah mau belajar jadi cewe, bisa dandan, bisa rapih, bisa masak dll akibat sering melihat tontonan anak kuliah yang seru - seru gitu. setelah hampir dua tahun ternyata ngga juga. wkwk. yah itulah harapan orang banyak ketika melihat perempuan, bisa masak - cantik - ayu - dll deh. tapi guys sadarilah, ada org yang kaya gue di dunia ini yang menjadi kriteria eksklusi dari yg orang harapkan tentang perempuan. 

sebenernya ini bukan perkara sibuk dan lain - lainnya, hanya saja setelah gue fikir - fikir hal hal yang sudah disebutkan diatas tidak atau mungkin belum menjadi prioritas gue. Sebenernya pingin juga bisa belajar gitu kan hehe jadi nanti di masa depan bisa jadi ibu. ya bayangin aja gaes, gue itu orgnya se-bodo amat-teuing gitu, kaya pergi make sendal jepit, diajak kondangan nggabawa clutch gt wkzzzz, sampe ditanyain sm bapak gue "kak cewe mah bawa tas kecil gitu kl kondangan rapihan dikit", terkadang kalau lagi inget kekampus rapihan dikit make liptint gt ya, tp banyakan gak ingetnya grgr kesiangan. 

ever wondering kapan ya hal - hal seperti ini berubah dari important - unurgent menjadi important - urgent? mari kita tunggu saja. 

Rabu, 07 Maret 2018

Terjawab

apa ni yang terjawab? bukan hanya summa-integ-anat aja yang udah terjawab tapi doa - doa gue juga sepertinya sudah dijawab

menjawab permohonan untuk bulan setelah februari diberi kesenangan, yes perlahan namun pasti gue sudah merasa lebih baik dann parahnya woi hari ini diumumin kalau konser paramore bakalan dijadiin tanggal 24 Agustus 2018! yes yes yes, finally dikasih kepastian, senaaanng :) .

terus

menjawab pertanyaan sumber kebahagiaan, hmm sumber kebahagiaan yang gue cari - cari selama ini ternyata selalu ada dan sebegitu dekatnya dengan gue sampai gue tidak merasakannya. simplenya gue sangat bersyukur.

Kamis, 01 Maret 2018

circa 2011

mau upload foto - foto zaman SMP, yang ternyata sudah lewat hampir 8 tahun bersama cewe - cewe ini. kalau bisa dibilang mah udah dari perempuan sampe jadi wanita (?). Dari yang suka ngomongin justin bieber sampe ke ngomongin hal - hal lieur.





dont mind kerudung helem.

kalau dipikir - pikir lucu juga ya, ketika kita menikmati hidup bersama orang tersayang, waktu tak terasa bergerak begitu cepat. 

Rabu, 28 Februari 2018

Terinspirasi

seorang sahabat dari lu datang menemui lu sambil tergesa - gesa, setelah itu dia berkata "gue positif hiv aids..." apa yang akan lu lakukan???
atau lebih mudahnya
seorang sahabat yg paling lu sayang, datang menemui lu terus dia bilang "selama ini gue diem diem macarin si A tanpa diketahui sama si B sebagai pacar sebenarnya" apa reaksi luu??

YES

hari ini gue sangat terinspirasi dari kisah - kisah yang dibawakan oleh seorang dokter yang memberikan mata kuliah tentang kaum "terpinggir". 

seringkali ketika seseorang melihat keburukan atau kekurangan dari orang lain akan sangat - sangat - sangat lebih mudah untuk di komentari tanpa melihat dan mendengar alasan atau pun perspektif lain dari tertuduh ini. hft. gue tidak muna, karena gue juga masih sering ngomongin orang.

sebenernya ada temen gue yang suka mengingatkan dan ngasih tau gue buat nggak ngomongin orang.  bahkan kalau diajakin ngmngin orang dia nggakan nimpalin. terus dia juga bilang ke gue "kita gak sebertanggung jawab itu sama hidup seseorang, karena stigma ternyata semematikan itu terhadap hidup seseorang". pada saat itu gue mendengarkan omongan dia setengah hati, gara-gara masih mau ngomongin orang. sekarang jd menyesal huhu. 

kalau dokter ini ngajarin gue dengan menceritakan kejadian nyata, yang lebih dari cukup untuk menampar gue. 

Ada seorang anak masih duduk dibangku SD, Ia memiliki ayah yang ternyata terjangkit HIV/AIDS tetapiii yooo anaknya negatif HIV. wah kebayang kan stigma hiv/aids di mata masyarakat??? si anak ini sampai dikeluarkan oleh pihak sekolah dikarenakan permintaan semua orang tua murid di SD tersebut. Kebayang ngga dampaknya bagi si anak? bayangin misal si anak yang seharusnya di masa depan bisa jadi pengusaha sukses sudah dibuat minder dikarenakan omongan masyarakat tentang hal tersebut. bayangin juga hubungan antara si anak dengan ayah yang akan hancur karena sebuah "omongan". bayangin juga bullying yang akan diterima si anak sebesar apa?. PADAHAL penyakit ini tidak akan menyebar melalui pergaulan yang biasa DAN BAHKAN si anak ini negatif HIV. 

sepotong kisah itu membuat gue teringat tentang omongan temen gue, dan sesimple itu mereka berdua sama - sama menyadarkan dan menginspirasi gue. doain gue bisa merubah sifat jelek ini.

DANN gue sangat berharap bisa menginspirasi teman - teman lainnya.

Senin, 26 Februari 2018

hujan

berbicara tentang hal - hal identik dari gue. hujan juga menjadi salah satu yang menurut gue berkesan.

entah kenapa selalu ada kejadian yang berkaitan dengan hujan dan biasanya akan lebih mudah gue kenang. hujan terkadang bisa jadi suatu hal yang buruk tapi terkadang bisa menjadi suatu hal yang manis. gue mau bercerita tentang memori hujan yang masih tersimpan rapih di otak gue. salah satunya hari ini, hujan dihari senin, 26 februari 2017, tidak kuliah, setelah forum angkatan dan tidak punya kerjaan (?) hahaha.

hujan (1).

kalau ini memori pass waktu gue SD, wah kalau yang ini memorinya agak somplak. kenapa somplak??? karena penuh drama anak SD pada jaman itu. waktu itu hujan turun lebat sampai - sampai sekolah gue kebanjiran sepinggang gue. bayangin sepinggang!. nah yang masih membuat gue senyum - senyum dan mengerti betapa polosnya seorang anak adalah gue dan satu kelas temen gue semuanya nangis, kenapa nangis? takut meninggal. Disaat itu gaberhenti2nya kita berdoa dan tadarusan ramai - ramai supaya kita selamat.

hujan (2).

Nah ini memori waktu SMP. waktu itu gue dan teman kelas gue mendapatkan additional time. gue sebenernya agak bingung apa esensinya, mungkin gini dulu SMP gue merupakan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan denger2 katanya kelas gue kelas unggulan *katanya*, additional time ini ibarat les tp sm guru sekolah. disaat orang - orang satu SMP dah pulang kerumah jam 3 siang, gue masih harus lanjut belajar sampe jam 4/5 sore pada saat itu. terus pada hari kamis tersebut hujan turun lebat dan bersamaan itu gue kedapetan piket kelas. ada kejadian horor yang masih gue bingungin. jadi pass piket, ada temen gue yang duduk didepan teras kelas, dan gue waktu itu manggil2 dia sambil ngebercandain suatu hal, tp ini orang kagak ngerespon gue kira dia marah. anehnya adalah pass gue balik ke dalem kelas, lah temen gue yg tadi diluar lg duduk di meja guru, bingung lah gue. beberapa hari dari kejadian itu, baru gue tanyain ke temen gue.

hujan (3).

waktu itu hujan turun tapi tidak lebat, hanya rintik - rintik. kalau gak salah ini waktu gue kelas 1 SMA. gue lagi mau pergi sama temen gue ke mall yah berhubung jaman gue belum ada moda transportasi seperti go car dan gojek, jadilah kita naik angkot. turun dari angkot, tiba - tiba rintik hujan mulai turun dan kita yang ngga bawa payung, lari - lari sambil ketawa - ketawa. iya ketawa. soalnya kita lari - lari sambil nutupin kepala make sapu tangan :).

cerita kedua ini gue agak lupa hujan atau enggak hahaha, tp gue teringat dengan tetesan air yang ada dijendela mobil. pada saat itu gue lagi sibuk - sibuknya sama pensi sekolah, setelah beres gue pulang bersama dengan temen gue ini. entah mengapa, sampai sekarang menurut gue percakapan dengan dia mulai dari gor sampai akhirnya kita sampai dirumah masing - masing merupakan percakapan yang menyenangkan. hehe. 

hujan (4)

NAH INI KEBALAAN DARI HUJAN YANG GUE RASAKAN. Depok merupakan tempat yang amat sangat tidak friendly dengan umat manusia. kalau panas, panas banget sampe mau pingsan, kalau hujan hujan deres sampe semua bala petir angin topan dibawa - bawa. memori hujan yang ini adalah hidup gue selama kuliah, dipenuhi dengan cipratan kendaraan yang membuat celana gue kotor padahal mau ngampus, kesedihan harus nyelupin kaki dikubangan yang gak usah ditanya kotornya se-apa, dan kesedihan karena dengan mudahnya sepatu rusak akibat jalanan yang gue tempuh. Hujan selalu menjadi pendamping gue pada saat mengawali beberapa bulan yang menyenangkan dan juga merupakan pendamping gue disaat gue mengetahui bahwa bulan yang menyenangkan itu tidak akan pernah hadir lagi. hujan yang terakhir memang sedikit sakit. Disaat air yang menetes bukan hanya dari langit tapi juga dari mata,  disaat beribu kali ditampar kenyataan tapi masih belum sadar, disaat tidak ada yang memahami isi hati dan turut ikut berduka, Hujan ada, dan disaat yang bersamaan membantu gue untuk kembali seperti biasanya.

selamat menikmati hujan! jangan lupa bawa payung dan hati - hati dijalan! takut kesandung.
hehe

Sabtu, 24 Februari 2018

lot of things to doooo

sedang sangat - sangat pusing dan kelelahan dan sibuk. tapi masih aja mikirin calon pendamping hidup. hahaha apa banget gasih, kapan nih ilang pikiran begini dari otak gue. pengar kepala gue 


Sabtu, 17 Februari 2018

Relatable song

I don't even know myself at all
I thought I would be happy but now
The more I try to push it I realize gonna let go of control
Gonna let it happen, gonna let it happen,
Gonna let it happen, just let it happen
It's just a spark but it's enough to keep me going
And when it's dark out and no one's around it keeps glowing
Every night I try my best to dream tomorrow makes it better
And wake up to the cold reality and not a thing is changed
But it would be happen, gonna let it happen
Gonna let it happen, gonna let it happen
It's just a spark but it's enough to keep me going
And when it's dark out and no one's around it keeps glowing
It's just a spark but it's enough to keep me going
And when it's dark out and no one's around it keeps glowing
And the salt in my wounds isn't burning anymore than it used to
It's not that I don't feel the pain it's just I'm not afraid of hurting anymore
And the blood of these veins isn't pumping any less than it ever has
And that's the hope I have the only thing I know that's keeping me alive
Alive
link : https://www.youtube.com/watch?v=XoYu7K6Ywkg

Rabu, 14 Februari 2018

hidup

disadarin hari ini, kalau gue punya banyak orang yang peduli dan punya banyak orang untuk dipeduliin. bener juga kata orang kalau hidup gak melulu tentang satu orang, kalau hidup itu tentang mengenal banyak orang, dan dalam hidup harus selalu bisa membuka diri. mungkin masih akan ada periode akut yang muncul dan membuat gue harus menguatkan diri lagi tapi gue juga memiliki kemampuan untuk tidak menetap dalam periode kronis ini. layaknya orang yang sedang sakit, kemauan untuk sembuh itu sendiri lah yang sangat berperan dalam mengobati dirinya. iya, layaknya orang yang sedang sakit, gue harus memiliki kemauan untuk bisa kembali sembuh seperti biasanya.

Senin, 12 Februari 2018

membantu caregiver

loh kok namanya "membantu caregiver" ? hehe. Karena saya membantu caregiver sesungguhnya. gini maksudnya, sudah hampir setahun ini gue mencoba memberi lebih untuk angkatan dengan menjadi wakil senat tingkat 2. jadi caregiver aslinya ya ketuanya!

oke.

waktu kecil entah karena terpengaruh sinetron ala - ala yang emosional atau memang sudah ada dari keinginan sendiri, gue selalu ingin bisa membantu orang - orang. ya bentuknya seringnya beda - beda sih. mulai dari sekedar ingin bersedekah, ngajarin anak SD, membantu nenek2 nyebrang atau yang sekarang sedang diusahakan yaitu bisa menyembuhkan orang :). 

ya alhamdulillah masa kuliah cukup bermanfaat dikarenakan kegiatan "membantu caregiver". meskipun sesungguhnya banyak sekali dilema yang gue rasakan. hehe. seperti dilema membagi waktu. bahkan tak jarang, gue berada dalam kondisi harus merelakan waktu dengan orang - orang terdekat. 

suka dukanya banyak. namanya juga ilmu mengatur manusia (cie gak tuh), yah tapiiiii inti sari yang didapatkan juga banyak! dari pengalaman - pengalaman ini, gue jadi banyak mempelajari sifat - sifat manusia dan tentunya juga mempelajari sifat - sifat gue. Yah itung - itung mencari seseorang untuk mengkritik saya secara gratis dan gak malu - malu. selain itu gue mendapatkan arti sejawat yang sesungguhnya, ketika rasa peduli yang diberikan itu udah diatas segala - galanya deh. demi dah, kalau dibayangin tuh melalui hari udah kayak lagi dibombardir tiap hari, udh dibombardir terus, ditabokin, dikasih kawat duri lah wkwkw yah begitulah. 

nggatau kalau dijurusan lain gimana. tapi kalau dijurusan yang sedang gue jalani, kebutuhan akan support system sangatlah penting, meskipunnn support system yang lu miliki hanya satu. sepenting itu. karena lu sangat - sangat - sangat membutuhkan seseorang untuk bercerita, sekedar bercerita rasa penat yang lu rasakan. sekedar bercerita masalah yang sedang disimpan. sekedar bercerita. serius, lu gaperlu tanggapan apa - apa, hanya butuh seseorang untuk mendengar. 

masalahnya apa aja bisa beragam, gak harus akademis. bisa diputusin pacar, diselingkuhin, dijauhi teman - teman, LDR, masalah keluarga, keuangan dan lain - lain. dan yang gue pelajari juga selama menjabat ini ya, meskipun angkatan gue mungkin terlihat sibuk dengan urusan masing - masing (akademis ataupun organisasi), ketika sejawatnya butuh bantuan. mereka akan datang. se simple itu. 

postingan ini dibikin karena udah mau lengser dan juga lagi mengambil manfaat yang gue rasakan selama ini, yah selain manfaat gue jg menyadari bahwa gue menjadi manusia masih banyak kekurangannya, mulai dari terkadang kehilangan motivasi sampai kekurangan - kekurangan lainnya yang gak bisa disebutin satu - satu. 

singkatnya alhamdulillah dan terimakasih semua atas amanatnya. *padahal gaada yang baca*

Minggu, 11 Februari 2018

tentang berdamai dengan masa lalu

Seharusnya sekarang gue lagi membereskan LTM karena besok presentasi, tapi hati ini tergerak buat cerita (tergerak gak tuh). lagi kecapekan menjalani hari - hari hehe.
lah cerita ini dimulai dengan intro yang aneh ya? hahaha.

setelah nyetir sendiri lumayan lama sambil mikir. sepertinya bulan februari menjadi bulan yang identik dengan meningkatkanya frekuensi kesedihan yang gue rasakan. yah entah mengapa. padahal februari seharusnya menjadi bulan yang menyenangkan karena apa? karena itu adalah bulan dimana gue lahir (yaiya kan pass gue lahir at least ada dua sosok yang paling bahagia di dunia ini yaitu ibu dan bapak gue).

bulan ini dilalui dengan banyak hal yang tidak enak, sebenernya periode tidak enaknya udh dimulai sejak januari. sampai - sampai gue sangat berharap bisa masuk kuliah dan menyibukkan diri sesibuk mungkin supaya tidak merasakan periode ini hehe. yah itu cara gue menanggulangi perasaan itu. kalau tidak suka, gapapa. sampai akhirnya sekarang gue sangat kelelahan dan masih mendapati perasaan sedih itu.

disaat gue sangat kelelahan ini akhirnya gue menyadari kalau cara yang gue gunakan ini salah. bukan dengan menutupi dan berusaha agar tidak ingat, tapi seharusnya dihampiri dan berdamailah dengan hal tersebut.

terus gue juga belajar untuk berfikir terlebih dahulu dalam bertindak, tidak seharusnya kita memaksakan sesuatu. ya ya ya ya. dan juga dibulan ini gue belajar untuk memaafkan dan berusaha untuk menerima kembali.

gue sendiri yang pernah ngomong ke temen gue, kalau sedih jangan nyalahin siapa - siapa,kalau lagi gagal jangan nyalahin siapa2 apalagi tuhan. tapi terkadang gue merasakan hal itu. hahaha. sekarang gue lg berusaha supaya tidak apa - apa, dan berharap seperti apa yang gue omongin ke temen gue. berharap kalau tuhan lagi punya rencana yang bagus dimasa depan buat gue.

semoga periode ini cepat berlalu, karena gue sudah merasakan tergopoh - gopohnya diri gue dalam membenahi hidup (lebay yaaaa). semoga sama seperti biasanya, setelah bulan ini berlalu gue bisa merasakan hidup kembali hehe. dan tapi sekarang ditambah harapannya semoga ditahun yang akan datang, februari tidak akan mengecewakan gue lagi. :)

yah kalau kamu org yang paham tentang sastra, jangan komentari korelasi judul sama isinya. emang gak nyambung. hehe

Kamis, 01 Februari 2018

sumber bahagia

sekarang lagi mencoba untuk menciptakan sumber kebahagiaan yang asalnya dari sendiri. kalau ada di diri sendiri kan enak, jadi bisa bahagia terus. tapi kok susah? mungkin perkara waktu

Selasa, 30 Januari 2018

Yang disadari

gue inget banget dari dulu dari bocah sampai sekarang yang meskipun sudah besar tapi masih bocah, hidup gue selalu dipenuhi dengan keinginan atau hasrat yang gak pernah berhenti dan lupa buat bersyukur.
bukan. keinginan ini bukan dimaksudkan seperti cita - cita yang ingin kita capai, tapi lebih kearah apa ya bingung sih gue ngasih pengertiannya gimana.

misalnya waktu gue kecil, pernah suatu hari gue berharap bisa dibelikan sebuah mainan kasir - kasir an, nah setelah merengek dengan semua jurus andalan bocah pada era itu, akhirnya kudapatkan mesin kasir - kasir an yang bisa berbunyi "nit - nit", wah pada saat itu gue sangat senang. Tapi gak lama beberapa bulan kemudian gue sudah merengek untuk dibelikan mainan rumah - rumahan dengan embel - embel "temen kakak aja punya".

sesimple mainan itu, makin dewasa gue masih sama, bedanya mungkin dalam konteks yang berbeda.

SMP pun dimulai, ketika anak ABG pada zamannya mengeksplorasi dunia (dunia gaktuh), mulai deh kalau punya temen A, terus ada kekurangan, gamau, cari yang lain, temen B sama, temen C sama, wah gaabis - abis deh, udah kaya paling bener sendiri. gituuu terus, kasarnya sih jd kayak orang yang gak bersyukur. terus SMA, yah sama tapi udah mulai kuranglah.

Hingga akhirnya sekarang gue kuliah dan menyadari betapa tidak bersyukurnya manusia ini. gue sekarang ngerasain bahwa hidup udah bukan waktunya lagi milah - milah, ogah - ogahan, nyari kekurangan buat mencari yang baru, nyari alasan buat membenarkan perlakuan membuang apa yang kita punya dan mendapatkan yang baru.

bukan berarti kita gak boleh punya keinginan, bukan berarti juga kita harus nahan - nahan diri kita sama "sesuatu" yang kita temui terus kita ngerasa sudah tidak mampu lagi bersamanya.

Tapi yang gue sadari itu,  ketika lo dikasih Tuhan sesuatu itu harus dinikmati, kalau jenuh ya dicari akar masalahnya apa, di syukuri terlebih dahulu semampu lo. jangan dengan mudahnya membuang, karena bisa saja "sesuatu" itu tidak akan hadir untuk kedua kalinya.