Seharusnya sekarang gue lagi membereskan LTM karena besok presentasi, tapi hati ini tergerak buat cerita (tergerak gak tuh). lagi kecapekan menjalani hari - hari hehe.
lah cerita ini dimulai dengan intro yang aneh ya? hahaha.
setelah nyetir sendiri lumayan lama sambil mikir. sepertinya bulan februari menjadi bulan yang identik dengan meningkatkanya frekuensi kesedihan yang gue rasakan. yah entah mengapa. padahal februari seharusnya menjadi bulan yang menyenangkan karena apa? karena itu adalah bulan dimana gue lahir (yaiya kan pass gue lahir at least ada dua sosok yang paling bahagia di dunia ini yaitu ibu dan bapak gue).
bulan ini dilalui dengan banyak hal yang tidak enak, sebenernya periode tidak enaknya udh dimulai sejak januari. sampai - sampai gue sangat berharap bisa masuk kuliah dan menyibukkan diri sesibuk mungkin supaya tidak merasakan periode ini hehe. yah itu cara gue menanggulangi perasaan itu. kalau tidak suka, gapapa. sampai akhirnya sekarang gue sangat kelelahan dan masih mendapati perasaan sedih itu.
disaat gue sangat kelelahan ini akhirnya gue menyadari kalau cara yang gue gunakan ini salah. bukan dengan menutupi dan berusaha agar tidak ingat, tapi seharusnya dihampiri dan berdamailah dengan hal tersebut.
terus gue juga belajar untuk berfikir terlebih dahulu dalam bertindak, tidak seharusnya kita memaksakan sesuatu. ya ya ya ya. dan juga dibulan ini gue belajar untuk memaafkan dan berusaha untuk menerima kembali.
gue sendiri yang pernah ngomong ke temen gue, kalau sedih jangan nyalahin siapa - siapa,kalau lagi gagal jangan nyalahin siapa2 apalagi tuhan. tapi terkadang gue merasakan hal itu. hahaha. sekarang gue lg berusaha supaya tidak apa - apa, dan berharap seperti apa yang gue omongin ke temen gue. berharap kalau tuhan lagi punya rencana yang bagus dimasa depan buat gue.
semoga periode ini cepat berlalu, karena gue sudah merasakan tergopoh - gopohnya diri gue dalam membenahi hidup (lebay yaaaa). semoga sama seperti biasanya, setelah bulan ini berlalu gue bisa merasakan hidup kembali hehe. dan tapi sekarang ditambah harapannya semoga ditahun yang akan datang, februari tidak akan mengecewakan gue lagi. :)
yah kalau kamu org yang paham tentang sastra, jangan komentari korelasi judul sama isinya. emang gak nyambung. hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar